HY WELCOME TO MY BLOG

HY WELCOME TO MY BLOG , THANKS BEFORE ^_^
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

ZAMAN BATU

ZAMAN BATU
Zaman ini terbagi menjadi 4 zaman yaitu :
Palaeolithikum (Zaman Batu Tua)
Pada zaman ini alat-alat terbuat dari batu yang masih kasar dan belum dihaluskan.
Contoh alat-alat tsb adalah :

  1. Kapak Genggam, banyak ditemukan di daerah Pacitan. Alat ini biasanya disebut “Chopper” (alat penetak/pemotong).
  2. Alat-alat dari tulang binatang atau tanduk rusa yaitu alat penusuk (belati), ujung tombak bergerigi.
  3. Flakes, yaitu alat-alat kecil yang terbuat dari batu Chalcedon,yang dapat digunakan untuk mengupas makanan.
Alat-alat dari tulang dan Flakes, termasuk hasil kebudayaan Ngandong. Kegunaan alat-alat ini pada umumnya untuk berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan.
Berdasarkan daerah penemuannya maka alat-alat kebudayaan Paleolithikum tersebut dapat dikelompokan menjadi Kebudayaan Pacitan dan Ngandong.
Manusia pendukung kebudayaan ini adalah :

  1. Pacitan : Pithecanthropus dan
  2. Ngandong : Homo Wajakensis dan Homo soloensis.

Mesolithikum (Zaman Batu Tengah)
Ciri zaman Mesolithikum :

  1. Alat-alat pada zaman ini hampir sama dengan zaman Palaeolithikum.
  2. Ditemukannya bukit-bukit kerang dipinggir pantai yang disebut “kjoken modinger” (sampah dapur) Kjoken =dapur, moding = sampah).
Alat-alat zaman Mesolithikum :

  1. Kapak genggam (peble)
  2. Kapak pendek (hache Courte)
  3. Pipisan (batu-batu penggiling)
  4. Kapak-kapak tersebut terbuat dari batu kali yang dibelah
  5. Alat-alat di atas banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Flores
Alat-alat Kebudayaan Mesolithikum yang ditemukan di gua-gua yang
disebut “Abris Sous Roche” Adapun alat-alat tersebut adalah :

  1. Flaces (alat serpih) , yaitu alat-alat kecil yang terbuat dari batu dan berguna untuk mengupas makanan.
  2. Ujung mata panah,
  3. Batu penggilingan (pipisan),
  4. Kapak,
  5. Alat-alat dari tulang dan tanduk rusa,
  6. Alat-alat ini ditemukan di gua lawa Sampung Jawa Timur (Istilahnya: Sampung Bone Culture = kebudayaan Sampung terbuat dari Tulang)
Tiga bagian penting Kebudayaan Mesolithikum,yaitu :

  1. Peble-Culture (alat kebudayaan Kapak genggam) didapatkan di Kjokken Modinger
  2. Bone-Culture (alat kebudayaan dari Tulang)
  3. Flakes Culture (kebudayaan alat serpih) didapatkan di Abris sous Roche
Manusia Pendukung Kebudayaan Mesolithikum adalah bangsa Papua –
Melanosoid.


Neolithikum (Zaman Batu Muda)
Pada zaman ini alat-alat terbuat dari batu yang sudah dihaluskan.
Contoh alat tersebut :

  1. Kapak Persegi, misalnya Beliung, Pacul dan Torah untuk mengerjakan kayu. Ditemukan di Sumatera, Jawa, bali, Nusatenggara, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan
  2. Kapak Bahu, sama seperti kapak persegi ,hanya di bagian yang diikatkan pada tangkainya diberi leher. Hanya di temukan di Minahasa
  3. Kapak Lonjong, banyak ditemukan di Irian, Seram, Gorong, Tanimbar, Leti, Minahasa dan Serawak
  4. Perhiasan ( gelang dan kalung dari batu indah), ditemukan di jawa
  5. Pakaian (dari kulit kayu)
  6. Tembikar (periuk belanga), ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Melolo(Sumba)
Manusia pendukung Kebudayaan Neolithikum adalah bangsa Austronesia (Austria) dan Austro-Asia (Khmer –Indochina).


Megalithikum (Zaman Batu Besar )
Hasil kebudayaan zaman Megalithikum adalah sebagai berikut :

  1. Menhir, adalah tugu batu yang didirikan sebagai tempat pemujaan untuk memperingati arwah nenek moyang
  2. Dolmen, adalah meja batu, merupakan tempat sesaji dan pemujaan kepada roh nenek moyang, Adapu;a yang digunakan untuk kuburan
  3. Sarchopagus atau keranda, bentuknya seperti lesung yang mempunyai tutup
  4. Kubur batu/peti mati yang terbuat dari batu besar yang masing-masing papan batunya lepas satu sama lain
  5. Punden berundak-undak, bangunan tempat pemujaan yang tersusun bertingkat-tingkat

Cara manusia purba mengumpulkan makanan bagi mereka sendiri :
FOOD GATHERING
Ciri zaman ini adalah :

  1. Mata pencaharian berburu dan mengumpulkan makanan
  2. Nomaden, yaitu Hidup berpindah-pindah dan belum menetap
  3. Tempat tinggalnya di gua-gua
Alat-alat yang digunakan terbuat dari batu kali yang masih kasar,
tulang dan tanduk rusa. Zaman ini hampir bersamaan dengan zaman batu tua (Palaeolithikum) dan zaman batu tengah (Mesolithikum).

FOOD PRODUCING
Ciri zaman ini adalah :

  1. Telah mulai menetap
  2. Pandai membuat rumah sebagi tempat tinggal
  3. Cara menghasilkan makanan dengan bercocok tanam atau berhuma
  4. Mulai terbentuk kelompok-kelompok masyarakat
  5. Alat-alat terbuat dari kayu,tanduk,tulang, bambu,tanah liat dan batu
  6. Alat-alatnya sudah diupam/diasah
Zaman bercocok tanam ini bersamaan dengan zaman Neolithikum (zaman batu muda) dan Zaman Megalithikum (zaman batu besar).
Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Arkeologi Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau melalui benda-benda artefak. Dari hasil penelitian para ahli arkeologi, maka tabir kehidupan masyarakat prasejarah Indonesia dapat diketahui.

Berdasarkan penggalian arkeologi maka prasejarah dapat dibagi menjadi 2 zaman, seperti pada uraian materi berikut ini :

A. Zaman Batu
Zaman batu menunjuk pada suatu periode di mana alat-alat kehidupan manusia umumnya dominan terbuat dari batu, walaupun ada juga alat-alat tertentu yang terbuat dari kayu dan tulang. Dari alat-alat peninggalan zaman batu tersebut, melalui Metode Tipologi (cara menentukan umur berdasarkan bentuk atau tipe benda peninggalan), maka zaman batu dibedakan lagi menjadi 3 periode, yaitu:
1. Batu Tua/Palaeolithikum
Merupakan suatu masa di mana alat-alat hidup terbuat dari batu kasar dan belum diasah/diupam, sehingga bentuknya masih sederhana. Contohnya: kapak genggam.

2. Batu Tengah Madya/Mesolithikum
Merupakan masa peralihan di mana cara pembuatan alat-alat kehidupannya lebih baik dan lebih halus dari zaman batu tua. Contohnya: Pebble/Kapak Sumatera.
3. Batu Muda/Neolithikum
Merupakan suatu masa di mana alat-alat kehidupan manusia dibuat dari batu yang sudah dihaluskan, serta bentuknya lebih sempurna dari zaman sebelumnya. Contohnya: kapak persegi dan kapak lonjong.

B. Zaman Logam
Perlu ditegaskan bahwa dengan dimulainya zaman logam bukan berarti berakhirnya zaman batu, karena pada zaman logampun alat-alat dari batu terus berkembang bahkan sampai sekarang. Sesungguhnya nama zaman logam hanyalah untuk menyatakan bahwa pada zaman tersebut alat-alat dari logam telah dikenal dan dipergunakan secara dominan. Zaman logam disebut juga dengan zaman perundagian.
Perkembangan zaman logam di Indonesia berbeda dengan di Eropa, karena zaman logam di Eropa mengalami 3 fase/bagian, yaitu zaman tembaga, zaman perunggu, dan zaman besi. Sedangkan di Indonesia khususnya dan Asia Tenggara umumnya tidak mengalami zaman tembaga tetapi langsung memasuki zaman perunggu dan besi secara bersamaan. Dan hasil temuan yang lebih dominan adalah alat-alat dari perunggu sehingga zaman logam disebut juga dengan zaman perunggu.

Kamis, 08 Desember 2011

Stone Age

STONE AGEAge is divided into 4 age, namely:Palaeolithikum (Old Stone Age)At this age tools made of stone that is still rough and not polished.Examples of tools address is:Handheld axes, are found in areas Pacitan. These devices are usually called "Chopper" (penetak tool / cutter).Tools from animal bone or antlers of piercer (dagger), serrated cutting edge.Flakes, namely small tools made of stone of Chalcedon, which can be used to strip the food.The tools of bone and Flakes, including the results Ngandong culture. The usefulness of these tools in general to hunt, fish, gather sweet potatoes and fruits.Based on the discovery then Paleolithikum cultural tools can be grouped into Pacitan Culture and Ngandong.Supporting human culture are:Pacitan: Pithecanthropus andNgandong: Homo and Homo soloensis Wajakensis.Mesolithikum (Middle Stone Age)Characteristic times Mesolithikum:The tools in this age is almost equal to the time of Palaeolithikum.The discovery of the hills shellfish off the coast called "kjoken modinger" (kitchen waste) Kjoken = kitchen, moding = garbage).Mesolithikum age tools:Ax handheld (peble)Hatchets (Hache Courte)Pipisan (grinding stones)Axes are made of stone is cleavedThe tools above are found in Sumatra, Java, Kalimantan, Sulawesi and FloresCulture Mesolithikum tools found in the cavescalled "Sous Abris Roche" The tools are:Flaces (tool flakes), the small tools made of stone and is useful for peeling food.End of the arrowheads,Stone milling (pipisan),Ax,The tools of bone and deer horn,These tools are found in East Java Sampung lawa cave (Term: Bone Sampung Sampung Culture = culture made from Bone)Three important part of Culture Mesolithikum, namely:Peble-Culture (ax culture handheld devices) obtained in Kjokken ModingerBone-Culture (cultural tool of Bones)Flakes Culture (cultural tool flakes) obtained in Abris sous RocheSupporting Human Culture Mesolithikum is the nation of Papua -Melanosoid. Neolithikum (Young Stone Age)At this age tools made of stone that have been mashed.Examples of such tools:Rectangular axes, such as Tornado, Pacul and Torah for wood working. Found in Sumatra, Java, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi and KalimantanShoulder axes, the same as rectangular axes, only in part be tied around the stem neck.Only found in MinahasaOval axes, are found in New Guinea, Ceram, Drainage, Tanimbar, Leti, Minahasa and SarawakJewelry (bracelets and necklaces of exquisite stone), found in JavaClothing (from bark)Pottery (stoneware pot), found in Sumatra, Java, Melolo (Sumba)Human Culture Neolithikum supporters are Austronesian peoples (Austria) and the Austro-Asia (Khmer-Indochina). Megalithikum (Big Stone Age)Results of culture age megalithikum are as follows:Menhir, is a memorial stone erected as a shrine to commemorate the ancestorsDolmen, is a stone table, a place of worship and offerings to the spirits of ancestors, Adapu; a which is used for gravesSarchopagus or casket, shaped like dimples that have a closeStone tomb / coffin made of large stones, each stone is loose boards to each otherPunden staircase-steps, building places of worship are arranged terracedThe way early humans gather food for themselves:FOOD GATHERINGCharacteristic of this age are:Livelihoods of hunting and gathering foodNomadic, sedentary life is not yet settled andResidence in the cavesThe tools used are made of stone is still rough,bones and deer antlers. This day and age almost simultaneously with the old stone age (Palaeolithikum) and the middle stone age (Mesolithikum).FOOD ProducingCharacteristic of this age are:Has begun to settleGood at making the house as a place to liveWay of producing food by farming or berhumaBegan to form community groupsTools made of wood, horn, bone, bamboo, clay and stoneTools already burnished / polishedAge farming has coincided with the times Neolithikum (younger stone age) and the Age megalithikum (large stone age).Pembabakan Period Prehistoric Archaeology on Archaeology is the study of past life through artifacts objects. From the results of research by archaeologists, the veil of life of prehistoric people of Indonesia may be known.Based on the archaeological excavation of the prehistoric era can be divided into two, as in the description of the following materials:A. Stone AgeStone Age refers to a period in which the means of human life generally predominantly made of stone, although there are also certain tools made of wood and bone. Of the tools of the stone age relics, through Typology Method (how to determine the age based on the form or type of relics), then the stone age again divided into three periods, namely:1. Old Stone / PalaeolithikumIt is a period in which the means of life is made of rough and uncut stone / burnished, so the shape is still simple. For example: ax handheld.2. Middle Stone Associate / MesolithikumIs a transitional period in which the manner of making the tools of his life better and more refined than the old stone age. For example: Pebble / ax Sumatra.3. Stone Age / NeolithikumIt is a period in which the means of human life is made of stone that has been smoothed, and the shape is more perfect than the previous times. For example: square ax and hatchet shaped.B. Age of MetalsIt should be emphasized that with the start time of a metal that does not mean the end of the stone age, because at the time of logampun of stone tools continued to evolve even today. Indeed the name of the metal era is just to declare that the era of metal tools have been known and used predominantly. Age of the metal is also called the time perundagian.Development of the age in Indonesia is different from the metal in Europe, since the time of the metal in Europe experienced three phases / parts, the copper age, bronze age and iron age. While in Indonesia in particular and Southeast Asia generally do not have the time of copper but directly into the bronze age and iron simultaneously. And the findings are more dominant are the tools of the bronze age metal that is also called the Bronze Age. 

Selasa, 15 November 2011

Soal -Soal tentang Ekonomi

1.    Apa yang dimaksud dengan Homo Socialis?
Jawaban:Homo Socialis adalah manusia yang tindakan hidupnnya lebih bermakna social dari   pada individual

2.   Apa yang dimaksud dengan Gregariousness?
Jawaban:Gregariousness adalah naluri manusia untuk selalu hidup dengan manusia lain.

3.   Sosial Animals disebut juga?
Jawaban:Hewan Sosial

4.   Anggapan yang sering digunakan dalam ilmu ekonomi adalah?
Jawab:1.manusia bertindak secara rasional,
           2.informasinnya lengkap,
           3.Dan selalu mengoptimalkan tujuan.

5.   Dari bahasa apakah ekonomi berasal dan ekonomi terdiri dari kata apakah?
Jawab:ekonmi berasal dari bahasa Yunani dan ekonomi terdiri dari kata Okius dan Nomos.

6.   Sebutkan arti dari Oikus,Nomos,sempit ekonomi,dan Luas ekonomi!
Jawab:1.Oikus                   :Rumah tangga
          2.Nomos                 :Aturan
          3.Sempit Ekonomi    :aturan rumah tangga
          4.Luas ekonomi                :Semua kegiatan manusia untuk    memenuhi dari yang paling penting(dipriotiskan)sampai yang kurang penting.

7.   Sebutkan 2 manfaat saja ilmu ekonomi!
Jawab:(1)ilmu ekonomi membantu kita menentukan cara yang tepat dalam memanfaatkan sumber daya yang langka menjadi alat pemuas kebutuhan yang memberikaan mkepuasan maksimal (2)Ilmu ekonomi membantu kita menggunakan alat pemuas kebutuhan yang terbatas dalm kombinasi dan pilihan yang memuaskan.

8.   Sebutkan 3 saja alasan ;perlunnya mempelajari ilmu ekonomi!
Jawab:(1) Jumlah kebutuhan manusia tidak terbatas (2) Kebutuhan manusia dapat disusun atau diurutkan berdasarkan tingkatb kepentingannya (3) sumber daya yang di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan terbatas jumlahnnya(langka)

9.   Kebutuhan akan hubungan antar manusia lebih rumit dikarenakan karena adanya sifat manusia yang?
Jawab:Kompleks

10.                Sebutkan contoh sifat-sifat kompleks !
Jawab:Baik,Jahat,Ramah,Galak,danLain-lain

11. Apa yang dimaksud dengan Kebutuhan?
Jawab:Keinginan manusia yang harus di penuhi atau juga sesuatu yang harus dimiliki agar dapat bertahan hidup.

12.                Sesuatu yang ingin dimiliki namun namun jika tidak dimiliki tidak mengancam kelangsungan hidupnnya disebut?
Jawab:Keinginan

13.                Manusia adalah makluk…………….atau homo……………..
Jawab:Makluk Sosial,Homo Economicus

14.                10.Dalam bahasa Indonesia homo Economicuis ditulis?
Jawab:Dalam bahasa Indonesia Homo Economicuis ditulis dengan homo ekonomikus.

15.                Apa yang dimaksud dengan sumber daya?
Jawab:Sumber daya adalah bahan atau keadaan yang dapat digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhgan hidupnnya.

16.                Salah satu bentuk sumber daya adalah
Jawab:Uang

17.                .Sifat prilaku manusia yang selalu ingin mengoptimalkan tujuan       pribadinya disebut dengan?
Jawab:Homo Economicus